JAKARTA, K-LIDIKNEWS.COM — Pemilu dan Pilpres 2019 sudah semakin dekat, rakyat akan berpesta demokrasi dan memilih sosok yang nantinya akan memimpin Negara Kesatuan Republik Indonesia ini.

Sebagai negarawan yang baik dan berbudi pekerti, sudah seharusnya diminimalisasi segala bentuk kecurangan yang akan mempengaruhi hasil akhir dan menghilangkan esensi demokrasi.

Untuk itu, Wakil Ketua Umum Amanah Perisai Nusantara, Ahmad Ahyar, mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk turut berpartisipasi untuk mensukseskan jalannya Pemilu dan Pilpres 2019.

“Kegiatan yang akan kami lakukan adalah berupa pemantauan, pelaporan dari indikasi kecurangan, sesuatu yang tidak wajar, manipulasi hasil pemilihan, serta peristiwa atau kejadian unik selama proses Pemilu dan Pilpres 2019,” Ujar Ahmad Ahyar dalam rilisnya diterima Redaksi Jakarta, Minggu (31/03).

Ahyar menjelaskan bahwa gerakan ini mempunyai relawan yang disebut Relawan Perubahan.

Para relawan tersebut bukan merupakan saksi resmi TPS, melainkan relawan yang melakukan jurnalisme masyarakat dengan pemantauan ke TPS, kemudian melaporkan ke grup chat atau media sosial menggunakan tagar Semua Jadi Saksi Perubahan.

“Gerakan ini sebenarnya cukup sederhana untuk dilakukan. Proses pemantauan, pelaporan semua indikasi kecurangan, kejadian tak lazim, kejadian-kejadian unik bisa dilakukan cukup dengan menggunakan handphone atau smartphone saja,” lanjutnya.

Terakhir, Ahyar menambahkan bahwa gerakan Semua Jadi Saksi Perubahan murni terbentuk karena keinginan terciptanya pesta demokrasi yang bersih dari segala bentuk kecurangan dan manipulasi hasil pemilihan.(Riyan).