LIPSUS

Dodi ” Kim Fest 2019 Kurang Meriah Akibat Pindah Lokasi Karena Zona Merah

K- Lidik News.Com.Bandung – Minggu (24/11/2019) KIM Fest 2019 secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung, Anton Sunarwibowo ST, MT. Turut hadir Kabid Diseminasi Informasi Diskominfo Kota Bandung, Dra.Eli Harliani,M.Si., Kasi Penyusun Data dan Informasi Diskominfo Kota Bandung, Lilis Yuli, Camat Regol, Drs. Iwan Sumaryana,  MM, Perwakilan SKPD Pemerintah Kota Bandung, dan Kimmers Se-Kota Bandung.

Selaku tuan rumah Kim fest,  Camat Regol, Drs. Iwan Sumaryana,  MM, mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dari FK KIM Kota Bandung yang telah memberikan kepercayaan kami untuk bisa menjadi tuan rumah pada acara ini. Tentu ini suatu kebanggaan bagi kami dan mudah-mudahan KIM Fest ini bisa berlangsung setiap tahun. Kami berharap KIM Fest ini juga dapat memberikan edukasi kepada masyarakat, kita ketahui bersama informasi saat ini ini banyak informasi-informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan alias hoax, tentu kami berharap KIM bisa membantu kami aparat pemerintah dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai informasi-informasi yang akurat dan terpercaya tidak hoax.

Sementara Kadiskominfo Kota Bandung, Anton Sunarwibowo ST, MT.  Dalam sambutan nya

“Kami merasa bergembira punya Mitra yaitu kelompok informasi Masyarakat yang selalu mendampingi kami dalam pelaksanaan tugas sehari-hari dalam rangka mewujudkan visi misi Pemerintah Kota Bandung memiliki strategi Desentralisasi, kolaborasi dengan masyarakat dengan pihak perguruan tinggi dengan pihak swasta,” ujar Anton

Harapan kami, KIM di 151 Kelurahan bisa menjadi subjek dari pembangunan dan membantu tugas-tugas pemerintah untuk menginformasikan, mengawal serta mendukung semua program Pemerintah Kota Bandung,” pungkas Anton.

Ketika wartawan menemui ketua forum kim Dodi di lokasi mengaku kecewa dengan pengalihan lokasi acara, Kimfest Yang rencananya akan di laksanakan di jalan daleum kaum namun tiba – tiba 2 hari menjelang  acara tiba – tiba harus di pindah ke jalan Kautamaan Istri hal ini membuat pesimis hawatir  sepi  dari pengunjung.

Keprihatinan yang dirasakan oleh Forum Kim Kota Bandung terlaksana nya acara ini betul- betul swadaya tanpa bantuan APBD pemerintah, padahal kim sudah terbentuk di 151 Kelurahan mestinya acara ini bisa meriah kalau seluruh aparat kewilayahan mendukung, nyatanya hanya 3 kecamatan yang ikut dalam Kimfest 2019.

Dodi mengatakan ,” Terselenggara nya ini benar – benar sangkuriang menjelang 2 hari acara tiba – tiba  harus pindah lokasi ini kan membuat kecewa kami ” Ujar Dodi.

Namun lanjut Dodi biar lah ini sebagai  langkah awal buat pelajaran kita kedepan,  Insyaalloh tahun depan di harapkan bisa lebih baik , mudah- mudahan pemerintah mau peduli terhadap Kim ,” Tegas nya.

Ketua Panitia Pelaksana KIM Festival 2019, H. Dadang Saputra mengatakan KIM Festival 2019 merupakan program kerja Forum Komunikasi Kelompok Informasi Masyarakat (FK – KIM) Kota Bandung masa bakti 2018-2021, dengan tujuan, selain untuk sosialisasi, juga memperkenalkan keberadaan KIM pada masyarakat kota Bandung ,” Pungkas Dadang.

(Iwa).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *